5 Cara Membuat Video Animasi 3D yang Mudah untuk Pemula

Animasi menjadi sesuatu yang lumrah, bahkan menjadi sesuatu yang populer di masa dengan kemajuan teknologi seperti saat ini. Mungkin, banyak yang mengira hanya perusahaan besar yang bisa membuat video animasi. Tapi, nyatanya setiap orang bisa membuat video animasi 3d. Berikut ini beberapa cara membuat video animasi 3d yang mudah untuk pemula. 



1. Mempelajari Aplikasi Animasi 3D 


Pada saat ini, ada banyak sekali aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat animasi 3d, baik untuk pemula maupun untuk profesional. Jadi, langkah pertama bagi pemula untuk belajar animasi 3D adalah dengan mempelajari aplikasinya. Aplikasi animasi yang dimaksud tidak hanya aplikasi untuk PC saja, bahkan juga tersedia untuk Android. 

Beberapa contoh aplikasi animasi 3D untuk PC adalah 3D Blender, Maya, Adobe Animate, 3D Max dan lainnya. Sementara, untuk aplikasi Android, beberapa diantaranya adalah Animate It, Animate Me, BuddyPoke 3D Avatar Creator, dan lainnya. Jadi, pilihlah satu atau dua diantaranya dan carilah tutorialnya yang sudah banyak tersebar di internet. 

2. Menyusun Naskah 


Setelah mempelajari bagaimana cara membuat video animasi 3D melalui beberapa aplikasi, maka selanjutnya siapkan naskah. Ya, naskah ini yang juga akan mempengaruhi kualitas dari video animasi yang dibuat. Semakin bagus konsep video animasi yang dituangkan dalam naskah, maka kemungkinan disukai banyak orang juga meningkat. 

Agar lebih mudah dalam membuat naskah, maka sebaiknya membuat daftar beberapa aspek yang akan dimasukkan dalam naskah. Contoh aspek tersebut adalah tujuan, target pasar, pesan, urutan video, bahasa yang digunakan, panjang naskah dan ekspektasi reaksi penonton. Aspek aspek tersebut akan membuat naskah yang dibuat menjadi lebih terarah dan lebih fokus. 

3. Membuat Storyboard 


Sederhananya, storyboard merupakan visualisasi kasar dari naskah yang sudah dibuat sebelumnya. Gambar ini dibuat per adegan atau setiap gerakan, namun secara kasar dan tidak terlalu mendetail. Biasanya, storyboard ini dibuat dalam bentuk panel panel yang berisi gambar setiap adegan dari naskah. 

Tujuan dibuatnya storyboard adalah untuk memberikan gambaran akan jadi seperti apa video animasi nantinya. Bagi animator, terutama pemula, storyboard akan sangat membantu dalam proses pembuatan animasi 3D. Dari storyboard juga seorang animator bisa menentukan bagaimana pengambilan angle yang bagus serta sinematografinya. 

4. Membuat Voice Over 


Nah, setelah mendapatkan pandangan yang luas dan mendetail mengenai bagaimana animasi ini dibuat, maka selanjutnya siapkan voice over. Rekamlah suara dengan menggunakan alat yang mendukung dan di tempat yang mendukung. Memilih pengisi suara yang sesuai dengan karakter yang dibuat juga merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. 

Voice over harus dibuat terlebih dahulu sebelum video animasinya mulai dikerjakan. Hal ini karena lebih mudah menyesuikan gerakan animasi dengan suara yang sudah ada daripada menyesuaikan suara dengan gerakan animasinya. Jika terdapat kesalahan, pengulangan Voice over juga lebih mudah dilakukan daripada mengulang membuat animasinya. 

5. Membuat Video Animasi 


Terakhir, tentu membuat video animasi 3D yang sudah direncanakan sesuai dengan konsep yang sebelumnya sudah dibuat. Gunakan ilmu yang sudah dipelajari dari berbagai tutorial untuk mewujudkan animasi 3D sendiri. Namun, pastikan bahwa perangkat yang digunakan, baik itu PC maupun Android mendukung. Jangan sampai terjadi trouble atau kehabisan memori di tengah proses. 

Demikianlah pembahasan singkat mengena cara membuat video animasi 3D yang mudah dilakukan untuk pemula. Semoga cara di atas bisa membantu dalam proses mengasah kreativitas melalui animasi. Cara cara di atas bisa dikembangkan sendiri menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. 

0 Response to "5 Cara Membuat Video Animasi 3D yang Mudah untuk Pemula"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel